Friday, November 29, 2019

Mengenal Jenis - Jenis Hacker


Seiring dengan meningkatnya pengguna internet di seluruh dunia, maka meningkat pula tingkat kejahatan di internet. Kejahatan yang paling banyak dilakukan pada saat ini adalah dengan melalui website. Menurut acunetix, pada saat ini sebesar 70% dari websites dan networks berpotensial dapat diserang atau di eksploitasi oleh hacker. Hacker merupakan orang yang mampu menganalisa kelemahan suatu sistem. Namun, istilah Hacker dalam masyarakat identik dengan orang yang merusak suatu sistem untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, ada dua jenis hacker, yakni black hat dan white hat. Berikut merupakan penjelasan detailnya.


1. White Hat

Orang-orang ini biasanya disebut sebagai whitehat hacker, atau “hacker yang baik.” Hacker whitehat adalah orang-orang yang masuk ke sistem untuk menunjukkan letak sistem yang rentan dalam hal keamanan atau memberi perhatian pada suatu sebab. Niat mereka tidak selalu harus menimbulkan malapetaka tapi lebih ke hal dalam pelayanan publik.

Whitehat Hacker juga dikenal sebagai hacker etis; Mereka adalah hacker yang bekerja dari dalam perusahaan, dengan pengetahuan dan bahkan memiliki izin penuh perusahaan, yang masuk ke jaringan perusahaan untuk menemukan kekurangan dan menyampaikan laporan mereka ke perusahaan.

Sebagian besar hacker whitehat dipekerjakan oleh agen keamanan komputer yang sebenarnya, contohnya Computer Sciences Corporation (CSC). Ada lebih dari  40 ″ hacker etis “yang bekerja penuh, mendukung klien di Eropa, Amerika Utara, Australia, Afrika dan Asia. Layanan mereka mencakup konsultasi, arsitektur dan integrasi, evaluasi dan penilaian, penyebaran dan operasi, dan pelatihan. Penyebaran hacker etis ini dalam rangka untuk menguji kerentanan jaringan komputer, dimana ini merupakan salah satu dari banyak cara CSC agar bisa membantu klien menghadapi ancaman keamanan yang sedang berlangsung.

2. Black Hat

Berbeda halnya dengan white hat, black hat adalah individu dengan pengetahuan komputer yang luas yang tujuannya adalah untuk melanggar atau memotong keamanan internet. Blackhat Hacker juga dikenal sebagai cracker atau dark-side hacker

Mereka adalah hacker keamanan komputer yang masuk ke komputer dan jaringan atau juga membuat virus komputer. Istilah “blackhat” berasal dari bahasa barat kuno dimana tempat orang-orang jahat biasanya mengenakan topi hitam dan orang-orang baik mengenakan pakaian putih. Hampir sama dengan Hacker topi putih atau white hat dalam hal mengidentifikasi kelemahan keamanan; Tapi, mereka melakukan serangan dan pencurian berbahaya.

Kumpulan Shortcut Terlengkap di Microsoft Office Word

Postingan kali ini, aku bakal uraikan shortcut terlengkap yang dapat kamu gunakan di Microsoft Office Word

1. Paduan Shortcut Ctrl + Huruf

Jadi, di Microsoft Office Word Ctrl bisa dipadukan dengan semua huruf mulai dari A - Z yang dapat menghasilkan sebuah fungsi seperti menyalin teks, memotong teks, dan lain-lain. Berikut ini merupakan daftar lengkapnya

  • Ctrl + A : Select All, blok semua teks pada lembar kerja
  • Ctrl + B : Bold, menebalkan huruf
  • Ctrl + C : Copy, menyalin teks
  • Ctrl + D : Font, menampilkan kotak dialog untuk pengaturan font
  • Ctrl + E : Center Alignment, rata tengah tengah
  • Ctrl + F : Find, mencari teks pada lembar kerja
  • Ctrl + G : Go To
  • Ctrl + H : Replace, mencari dan mengganti teks pada lembar kerja
  • Ctrl + I : Italic, cetak miring teks
  • Ctrl + J : Justify Alignment, rata kanan kiri teks
  • Ctrl + K : Insert Hyperlink, memasukkan link 
  • Ctrl + L : Left Alignment, rata kiri teks
  • Ctrl + M : Incrase Indent
  • Ctrl + N : New, membuat lembar kerja baru
  • Ctrl + O : Open, membuka lembar kerja yang telah dibuat sebelumnya
  • Ctrl + P : Print, mencetak lembar kerja/ dokumen
  • Ctrl + Q : Normal Style
  • Ctrl + R : Right Alignment
  • Ctrl + S : Save / Save As, menyimpan lembar kerja
  • Ctrl + T : Hanging Indent
  • Ctrl + U : Underline, menggarisbawahi teks
  • Ctrl + V : Paste, menempelkan teks yang telah disalin atau yang telah dipotong
  • Ctrl + W : Close, menutup lembar kerja
  • Ctrl + X : Cut, memotong teks
  • Ctrl + Y : Redo, membatalkan perintah terakhir
  • Ctrl + Z : Undo, mengembalikan  perintah sebelumnya
  • Ctrl + 1 : Single Spacing
  • Ctrl + 2 : Double Spacing
  • Ctrl + 5 : 1,5 lines
  • Ctrl + Esc : Start Menu

2. Shortcut Lainnya

Selain paduan shortcut ctrl diatas, masih ada banyak lain paduan shortcut yang dapat digunakan pada Microsoft Office Word, diantaranya:

  • F1 : Menjalankan fungsi pertolongan yang disediakan pada Word
  • F2 : Megubah nama suatu file/folder
  • F3 : Menjalankan perintah AutoText
  • F4 : Mengulangi perintah sebelumnya
  • F5 : Menjalankan perintah Find and Replace atau Goto
  • F6 : Menjalankan Perintah Other Pane
  • F7 : Memeriksaan kesalahan ketik dan ejaan teks (spelling)
  • F8 : Awal perintah penyorotan/pemilihan teks atau objek
  • F9 : Mengupdate Field (Mail Merge)
  • F10 : Mengaktifkan Menu
  • F11 : Memasukkan field berikutnya (Mail Merge)
  • F12 : Mengaktifkan dialog Save As
  • Esc : Membatalkan dialog / perintah
  • Enter : Melaksanakan pilihan atau mengakhiri suatu paragraf
  • Tab : Memindahkan teks sesuai dengan tanda tab yang ada pada ruler horizontal
  • Windows : Mengktifkan Menu Start
  • Shortcut : Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor
  • Delete : Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor
  • Backspace : Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor
  • Insert : Menyisip karakter di posisi kursor
  • Home : Memindahkan posisi kursor ke awal baris
  • End : Memindahkan posisi kursor ke akhir baris
  • Page Up : Menggulung layar ke atas
  • Page Down : Menggulung layar ke bawah
  • Up : Memindahkan kursor 1 baris ke atas
  • Down : Memindahkan kursor 1 baris ke bawah
  • Left : Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri
  • Right : Memindahkan kursor 1 karakter ke kanan
  • Num Lock On : Fungsi pengetikan angka-angka dan operator matematik aktif
  • Num Lock Off : Fungsi tombol navigasi aktif
  • Shift + F10 : Membuka menu pintas, sama seperti mengklik kanan
  • Alt : Penekanan tombol yang tidak dikombinasikan dengan tombol lain hanya berfungsi untuk mengaktifkan atau memulai penggunaan menu bar
  • Shift + Delete : Menghapus item yang dipilih secara permanen tanpa menempatkan item dalam Recycle Bin
  • Ctrl + Right Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata berikutnya
  • Ctrl + Left Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal kata sebelumnya
  • Ctrl + Down Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf berikutnya
  • Ctrl + Up Arrow : Memindahkan titik penyisipan ke awal paragraf sebelumnya
  • Alt + F4 : Menutup item aktif, atau keluar dari program aktif
  • Alt + Enter : Menampilkan properti dari objek yang dipilih
  • Alt + Spacebar : Buka menu shortcut untuk jendela aktif
  • Ctrl + F4 : Close dokumen aktif dalam program-program yang memungkinkan Anda untuk memiliki beberapa dokumen yang terbuka secara bersamaan
  • Alt + Tab : Switch antara item yang terbuka
  • Alt + Esc : Cycle melalui item dalam urutan yang telah dibuka
  • Ctrl + Shift + Tab : Bergerak mundur melalui tab
  • Shift + Tab : Bergerak mundur melalui pilihan

Terakhir, sebagai catatan, perlu diketahui bahwa beberapa shortcut diatas juga memiliki fungsi yang sama ketika digunakan di beberapa aplikasi lain, seperti Microsoft Office Excel, Power Point, dan lain-lain.

Saturday, June 17, 2017

Tutorial Mengistall Linux Mint 18.1 Cerena

Isi Menu BIOS pada Laptop

Berikut ini merupakan isi dari menu bios lengkap dengan fungsinya pada Laptop. Laptop yang digunakan ialah Acer Aspire V3-471

1.      Tahapan untuk memasuki setting BIOS pada laptop/PC adalah sebagai berikut
a.       Tekan tombol power pada laptop yang terletak pada sebelah kiri atas
b.   Sebelum laptop melakukan booting, tekan keyboard F2 berulang kali hingga muncul tampilan layar biru pada laptop, yang mengindikasikan bahwa laptop telah masuk pada settingan BIOS.

2.      Isi dari setting BIOS yang kami buka adalah sebagai berikut.
Menu BIOS
Isi Menu Bios
Fungsi
Information
CPU Type
Memberikan informasi detail mengenai laptop yang digunakan, mencakup  merek laptop, model laptop, tipe processor, kecepatan CPU, model HDD, nomor seri harddisk, nama model dari pemutar CD/DVD, versi sistem BIOS yang digunakan, VGA BIOS yang digunakan, nomor seri laptop, dll.

CPU Speed
HDD Model
HDD Serial Number
ATAPI Model Name
System BIOS Version
VGA BIOS Version
Serial Number
Asset  Tag Number
Product Name
Manufacture Name
Main
System Time
Merupakan menu-menu utama, termasuk pengaturan sistem tanggal, waktu, tampilan layar diagnotics ketika booting, pengaturan agar booting melalui network, mengatur agar bisa memilih media booting bila menekan F12, pengaturan agar bisa melakukan recovery lewat disc, pengaturan mode SATA (Driver), serta menampilkan total memori RAM, kapasitas memori VGA, yang terdapat pada PC
System Date
Total Memory
Video Memory
Quiet Boot
Network Boot
F12 Boot Menu
D2D Recovery
Wake on LAN
SATA Mode

Security
Supervisor Password
Pengaturan keamanan PC, termasuk memberi sandi agar tidak sembarangan user yang dapat mengubah settingan BIOS, memberi kata sandi user, kata sandi untuk harddisk, serta mengaktif/non-aktifkan password saat awal booting
User Password
HDD Password
Set Supervisor Password
Set User Password
Set HDD Password
Password on Boot

Boot
USB HDD
Merupakan menu bios yang berisi mengaktif/non-aktifkan password saat awal booting, mencakup booting dengan harddisk, CD/DVD, Flashdisk, network, harddisk eksternal, dan CD/DVD yang terintegrasi lewat USB
ATAPI CD ROM
HDD0
Network Boot
USB CD ROM

Keterangan:
F5: untuk memindahkan boot priority ke bawah
F6: untuk memindahkan boot priority ke atas
Exit
Exit Saving Changes
Berisi sekumpulan menu yang berfungsi untuk keluar dari BIOS dengan perlakuan tertentu, seperti: keluar sistem boot dengan menyimpan perintah yang sudah diubah, keluar sistem boot tanpa menyimpan perintah yang sudah diubah, keluar sistem boot dengan menggunakan default setup, menjalankan perintah sebelumnya dari CMOS untuk semua setup, menyimpan setup data ke CMOS
Exit Discarding Changes
Load Setup Defaults
Discard Changes
Save Changes
Adapun keterangan yang terdapat pada menu BIOS, diantaranya:
F1 : untuk memberikan informasi bantuan
Esc : untuk keluar dari menu BIOS
     : untuk memilih item
            : untuk memilih menu
F5/F6: untuk mengganti nilai
Enter : untuk memilih submenu
F10 : untuk menyimpan perubahan pada settinggan dan keluar dari setup BIOS
F9 : Setting defaults

Wednesday, February 8, 2017

Jika Otak Buntu Menulis (Writer’s Block)

Hi, kembali lagi nih admin bakalan ngeposting tips gimana caranya mengatasi kondisi ketika otak lagi kehabisan ide dalam menulis. Ini ada beberapa tips yang saya dapatkan ketika pelatihan jurnalistik, udah agak lama sih sekitar tahun 2013. 
gak perlu berlama-lama, Ini dia tips jika otak buntu menulis. semoga bermanfaat :)


SIMPAN TULISAN FAVORIT ANDA

Simpan tulisan Anda yang terbagus menurut Anda. Baca kembali ketika Anda menjadi terlalu kritis terhadap diri sendiri sampai tak berdaya menulis. Ini akan mengembalikan rasa percaya diri yang akan mendorong Anda untuk mulai menulis.

UBAH SUDUT PANDANG
Cobalah untuk melihat apa saja yang Anda tulis dari sudut pandang berbeda untuk sementara waktu. Ini akan membuat Anda menilai suatu masalah secara obyektif dan secara kreatif sekaligus, serta memacu dorongan untuk menulis.

AMBIL JARAK
Seringkali Anda harus menyisihkan tulisan secara fisik dan membiarkan alam bawah sadar Anda "mengerjakan" tulisan itu. Pergilah berjalan-jalan, atau mengerjakan apa saja yang lain, dan kembalilah setelah segar.

RUNTUHKAN KERUTINAN
Coba menulis pada waktu yang berbeda dari kebiasaan Anda, makan di restoran tradisional yang baru dibuka, belanja di pasar yang berbeda atau mengambil rute lain ketika pulang ke rumah. Melakukan sesuatu secara berbeda memungkinkan Anda untuk melihat masalah secara baru dan mengeksplorasi pengalaman baru yang tidak pernah Anda lakukan.

UBAH LINGKUNGAN KERJA
Temukan tempat baru untuk menulis. Parkir mobil Anda di tempat dengan pemandangan indah dan mulailah menulis. Atau menulislah di taman dekat rumah Anda sekadar untuk membuat perubahan suasana.

Sunday, December 4, 2016

Cara Membuat Template Sederhana di Web dengan Menggunakan Format CSS

Hai sahabat bloggers sekalian, kembali lagi di kesempatan kali ini kita akan belajar bagaimana membuat template sederhana di website.

Jadi, untuk membuat template di website, kita perlu menggunakan format CSS. CSS (Cascade Style Sheet) merupakan fitur baru dari HTML yang mendeskripsikan bagaimana tampilan dokumen HTML di layar (template) agar menjadi mudah dan lebih efisien. Merupakan suatu cara untuk memformat atau membuat layout halaman web menjadi lebih menarik dan mudah dikelola.

Untuk sintaksnya sendiri, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan CSS, yakni sebagai berikut
Selector {property:Value}
dimana,
selector : tag HTML yang akan didefinisikan (body, H1, Link , dll).
property : atribut yang akan diubah
value : Nilai

Editor teks yang dipakai untuk membuat template di website dengan menggunakan format CSS dapat dibuat dengan menggunakan notepad ++. Untuk lebih jelasnya, berikut ini merupakan salah satu contoh pembuatan template di website

Hal pertama yang perlu diperhatikan dalam membuat template adalah desain template itu sendiri. Desain template dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau disesuaikan dengan  kreativitas di pembuatnya.

Setelah desain template telah selesai, kita mulai mengetik script untuk pembuatan templatenya dengan menggunakan notepad ++. Berikut ini merupakan salah satu contoh untuk membuat script

#box{
width: 960px; //untuk mengatur lebar template, bisa dengan menggunakan piksel bisa juga dengan menggunakan persen
margin: 0px auto;
padding: 0px;
}

#header{ //untuk desain template bagian header
margin: 0px auto;
width: 960px; //untuk mengatur lebar template di bagian header
height: 150px; //untuk mengatur tinggi template di bagian header
background-image: url('mosaic-2-poster-background-template.jpg'); //untuk memberikan background di bagian header. Pemberian background juga bisa dengan menggunakan warna, dengan menggunakan property background color
background-position: center center; //untuk mengatur letak posisi gambar background, value ‘center center’ berfungsi untuk mengatur posisi gambar di tengah.
}

#judul{ //untuk tata letak judul di bagian header
top: 25px;
right: 15px;
left: 20px;
position : relative;
color: #f4fd05;
}

#container{ //untuk tata letak di bagian isi dari website
margin: 0px auto;
width: 960px;
background-image: url('1.jpg');
}

#kanan{ //untuk tata letak di bagian kanan dari isi di website
float: right;
width: 670px;
margin :10px;
padding:0 10px;
}

#kiri{ //untuk tata letak di bagian kiri dari isi di website
float: left;
width: 250px;
height: 500px;
background-image: url('PaintSwatches_1400x900.jpg');
}

#footer{ //untuk tata letak bagian bawah (footer) dari website
margin: 0px auto;
width: 960px;
line-height: 50px;
background-color: #000000;
}

#copyright{ //untuk pengaturan tulisan di bagian footernya.
text-align: center;
color:#ffffff;
}
.clear
{
clear: both;
}

Setelah script selesai diketik, langkah selanjutnya adalah menyimpan file dengan nama style.css

Dengan demikian, desain template telah selesai dibuat. Apabila dijalankan di web browser maka hasil yang akan seperti ini.

- Bagian paling atas merupakan bagian header, yang akan berisi judul dari website
- Bagian tengah dibagi menjadi dua bagian, yakni: bagian kiri untuk kumpulan link dan bagian kanan untuk tempat untuk memposting.
- Terakhir, bagian paling bawah merupakan bagian footer yang berisi copyright dari website itu sendiri.

Dengan demikian, proses pembuatan template telah selesai dilakukan. Proses selanjutnya adalah membuat satu file baru lagi dengan format .html yang masih menggunakan notepad++

<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title> Template Website </title>
            <link rel="stylesheet" href="style.css" type="text/css"> //perhatikan pada tag href, pada tag href dituliskan nama file dari template desain yang dibuat. Sedangkan tag type menunjukkan format dari desain template yang dibuat
</head>
<body>

<div id="box">
    <div id="header">
            <div id="judul">
<p align="center"> <font face="Showcard Gothic" color="red" size="30"> <marquee behavior="scroll"> <b> IRREPLACEABLE CLASS </marquee> </b> </font> </p>
<p align="center"> <font face="Comic Sans MS" color="red" size "20"> <i> Togetherness Never Die!!! <i> </font> </p>
            </div>
     </div>
//merupakan isi dari bagian header, sehingga tulisan yang akan tampil di bagian header adalah IRREPLACEABLE CLASS dengan tulisan yang berjalan dari kanan ke kiri dengan menggunakan tag <marquee behavior="scroll">. Untuk penjelasan tag lainnya, silahkan cek di postingan sebelumnya

<div id="container">
    <div id="kiri">
            <ul type="disc">
                 <li> <a href="#"> HOME </a> </li>
                 <li> <a href="#"> Videos </a> </li>
                 <li> <a href="#"> E-Book </a> </li>
                 <li> <a href="#"> Photos </a> </li>
                 <li> <a href="#"> CONTACT </a> </li>
                 <ul type="disc">
                        <li> <a href="http://www.facebook.com"> Facebook </a> </li>
                        <li> <a href="http://www.twitter.com"> Twitter </a> </li>
                        <li> <a href="https://plus.google.com/"> Google+ </a> </li>
                        <li> <a href="mailto: andinurhayati991@gmail.com"> Gmail </a>
</li>
                 </ul>
                        <li> <a href="#"> ABOUT US </a> </li>
            </ul>
    </div>
//merupakan isi dari bagian kiri dari website, yakni berisi kumpulan link dengan menggunakan tag <a href>. Untuk lebih jelasnya, silahkan cek di postingan sebelumnya tentang Link pada HTML

<div id="kanan">
<font face="Maiandra GD" size="5" color="red"> <p align="center"> <b> IDENTITAS DIRI </b> </font> </p>
                        <table border="2" align="center">
                                    <tr>
                                                <td> NIM </td>
                                                <td> 1504411203 </td>
                                    </tr>
                                               
                                    <tr>
                                                <td> Nama </td>
                                                <td> Andi Nurhayati </td>
                                    </tr>
                                               
                                    <tr>
                                                <td> Semester/Kelas </td>
                                                <td> III/ F </td>
                                    </tr>
                                               
                                    <tr>
                                                <td> Dosen </td>
                                                <td> Syafriadi, S.Kom.,M.Kom </td>
                                    </tr>
                        </table>                      
</div>
//merupakan isi dari bagian kanan di website, yakni berisi tabel identitas diri. Pembuatan tabel dilakukan dengan menggunakan tag <table> dengan atribut border dan align yang berfungsi sebagai tebal garis dan tata letak tabelnya. Singkatnya, untuk tabel diperlukan tag <tr> dan tag <td>. Tag <tr> digunakan membuat baris dari tabel sedangkan tag <td> digunakan untuk membuat isi dari baris dari tabel.
                       
<div class="clear">  </div>
              </div>
             
<div id="footer">
            <div id="copyright"> Copyright@2016 by Andi Nurhayati A Arifin </div> </div>
//isi dari footer yang berisi copyright, dalam artian nama dari pembuat website itu sendiri.
</div>
</body>
</html>

Setelah script selesai diketik, simpan file dengan nama index.html.
Sehingga apabila dijalankan dengan menggunakan web browser, hasil yang akan tampil seperti ini.




Gimana, mudah kan?


Demikian tutorial membuat template sederhana dengan menggunakan format CSS. Semoga bermanfaat J